Langsung ke konten utama

Manfaat Ubi Ungu Untuk Kesehatan

Akpost - Ubi ungu sumber mineral dan vitamin.

Ini manfaat ubi ungu untuk kesehatan, salah satunya membantu mengelola gula darah. 

Ubi ungu nikmat disantap saat sore hari atau saat hujan tiba.

Ubi ungu memiliki rasa yang manis dan daging yang lembut. 

Asal tahu saja, ubi ungu memiliki banyak manfaat untuk kesehatan.

Bahkan, ubi ungu aman dan baik dikonsumsi penderita diabetes. 

Mengutip dari Healthline, ubi ungu mengandung serat, sodium, potasium, kalsium, besi, vitamin C, dan A. 

Berikut manfaat ubi ungu untuk kesehatan bila dikonsumsi secara rutin dalam porsi terukur. 

1. Mencegah kanker 

Ubi ungu sumber vitamin C yang berperan sebagai antioksidan.

Sifat antioksidan ini bisa melindungi sel dari kerusakan yang disebabkan radikal bebas. 

Sekedar info, radikal bebas kerap dihubungkan dengan kanker, penyakit jantung, diabates, dan gangguan neurodegeneratif. 

Ubi ungu juga mengandung polifenol yang bisa menurunkan risiko beberapa jenis kanker. 

Flavonoid dalam ubi ungu telah terbukti membantu menurunkan gula darah pada penderita diabetes tipe 2. 

Sebuah penelitian tabung-uji mengamati bahwa ekstrak ubi ungu yang kaya flavonoid mengurangi stres oksidatif dan resistensi insulin dengan melindungi sel-sel penghasil insulin di pankreas.

Penelitian lainnya yang dilakukan pada 20 ekor tikus menunjukkan pemberian ekstrak ubi ungu dalam jumlah yang lebih tinggi bisa menurunkan nafsu makan, mendorong penurunan berat badan, dan meningkatkan kontrol gula darah. 

Hal ini dipengaruhi oleh skor indeks glikemik ubi ungu yang rendah sehingga tidak memicu lonjakan gula darah. 

3. Menurunkan tekanan darah 

Sebuah penelitian tabung menemukan bahwa ubi ungu mengandung antioksidan yang bisa membantu menurunkan tekanan darah dengan cara yang mirip dengan obat penurun tekanan darah umum yang disebut inhibitor enzim pengubah angiotensin. 

4. Menurunkan risiko asma 

Hasil penelitian menunjukkan asupan makanan tinggi antioksidan seperti vitamin A dan C dikaitkan dengan penurunan risiko asma. 

Ubi ungu merupakan sumber vitamin A dan C yang baik. 

Sebuah penelitian tabung menunjukkan bahwa pati dari ubi ungu meningkatkan jumlah Bifidobacteria, bakteri usus yang menguntungkan dalam lingkungan usus besar. 

Sekedar info, bakteri ini memainkan peran penting dalam kesehatan usus dan membantu pemecahan karbohidrat kompleks dan serat. 

Mengutip dari KOMPAS.com, kandungan vitamin C dan A dalam ubi ungu bisa membantu meningkatkan daya tahan tubuh dan membantu tubuh untuk terhindar dari infeksi. 

(*)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KISAH LEGENDA JUGI TAPA, SI MURID DURHAKA

KISAH LEGENDA JUGI TAPA, SI MURID DURHAKA  Dari Sawang Aceh Utara Alkisah pada zaman dahulu, di sebuah perguruan yang terletak di Desa Lhok Drien, Sawang, Aceh Utara, tinggallah seorang pemuda gagah nan pandai. Saking pandainya, semua ilmu yang diajarkan oleh gurunya, Teungku Di Lhok Drien dapat dikuasai olehnya dalam sekejap. Bersebab itulah, kemudian ia dijuluki Malem Muda yang bermakna “orang yang berilmu di usia muda/belia”. Hal ini membuat Malem Muda diangkat menjadi tangan kanan gurunya, Teungku Di Lhok Drien. Suatu hari, Malem Muda dipanggil oleh gurunya untuk menghadap. Maka datanglah Malem Muda ke hadapan gurunya sambil bertanya,” Ada apa gerangan Teungku memanggil saya?” “Wahai Malem Muda, aku hendak memberimu suatu tugas. Akan tetapi, sebelumnya engkau harus berjanji dulu kepadaku bahwa engkau akan mematuhi segala yang kukatakan,” titah Tgk. Di Lhok Drien sembari mengelus jenggotnya. “Siap Teungku,” sahut Malem Muda. “Pasti ini tugas istimewa,” batinnya. Kemu...

Sejarah Kelam Pembantaian Sultan-Sultan Melayu di Tanah Sumatera

Tidak banyak generasi muda Indonesia yang tahu tentang sejarah kelam ini. Entah itu sengaja ditutupi atau memang dianggap tidak begitu penting. Namun kenyataannya ini merupakan salah satu kisah sejarah paling kelam yang pernah terjadi di Indonesia. Nyawa orang-orang tidak bersalah dianggap tidak berharga atas nama revolusi. Peristiwa ini bermula pada tahun 1946 silam. Terjadi gerakan sosial yang dilakukan oleh rakyat terhadap penguasa Kerajaan-Kerajaan Melayu di wilayah timur Sumatera.  Gerakan ini dikenal dengan Revolusi Sosial Sumatera Timur. Pemicu revolusi ini adalah gerakan kaum komunis dan nasionalis yang hendak menghapuskan sistem kerajaan yang dianggap antifeodalisme. Revolusi ini melibatkan mobilitas rakyat yang berujung pada pembunuhan anggota Keluarga Kesultanan-Kesultanan Melayu yang dianggap pro Belanda. Aksi kejam ini berawal di Kesultanan Kualuh. Sultan Al Hadji Moehammad Sjah, Sultan dari Kerajaan Melayu yang berada di Tanjung Pasir, Kabupaten Labuhanbatu ...