Langsung ke konten utama

Manfaat Lidah Buaya Untuk Mengatasi Panu

Panu merupakan penyakit kulit yang disebabkan oleh infeksi jamur Malassezia furfur. Tanda atau ciri panu paling khas adalah muncul bercak putih di kulit. 

Infeksi jamur ini dapat muncul karena tinggal di cuaca yang lembap dan memiliki tingkat kebersihan yang buruk. 

Sementara itu, lidah buaya mengandung vitamin, mineral, asam amino, dan antioksidan. 

Kandungan antioksidan polifenol dari lidah buaya membantu menghambat pertumbuhan bakteri penyebab infeksi.

Dokter Dyah Novita Anggraini pun menambahkan, “Lidah buaya mempunyai sifat antijamur dan bisa menjadi sebagai terapi suportif untuk mengatasi panu.” 

Tak hanya itu, lidah buaya mengandung vitamin B12 yang diyakini dapat membantu mengobati panu. 

Kemudian, lidah buaya juga memiliki kemampuan untuk membuat tubuh menjadi lebih basa guna mencegah terinfeksi penyakit, termasuk panu. 

Aloe vera juga mengandung polisakarida guna memecah dan mencerna biofilm (kumpulan mikroorganisme) yang diproduksi Malassezia furfur untuk melindungi diri. 

Lidah buaya juga berfungsi sebagai antiinflamasi dan meningkatkan kekebalan tubuh yang dapat mempercepat penyembuhan panu. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KISAH LEGENDA JUGI TAPA, SI MURID DURHAKA

KISAH LEGENDA JUGI TAPA, SI MURID DURHAKA  Dari Sawang Aceh Utara Alkisah pada zaman dahulu, di sebuah perguruan yang terletak di Desa Lhok Drien, Sawang, Aceh Utara, tinggallah seorang pemuda gagah nan pandai. Saking pandainya, semua ilmu yang diajarkan oleh gurunya, Teungku Di Lhok Drien dapat dikuasai olehnya dalam sekejap. Bersebab itulah, kemudian ia dijuluki Malem Muda yang bermakna “orang yang berilmu di usia muda/belia”. Hal ini membuat Malem Muda diangkat menjadi tangan kanan gurunya, Teungku Di Lhok Drien. Suatu hari, Malem Muda dipanggil oleh gurunya untuk menghadap. Maka datanglah Malem Muda ke hadapan gurunya sambil bertanya,” Ada apa gerangan Teungku memanggil saya?” “Wahai Malem Muda, aku hendak memberimu suatu tugas. Akan tetapi, sebelumnya engkau harus berjanji dulu kepadaku bahwa engkau akan mematuhi segala yang kukatakan,” titah Tgk. Di Lhok Drien sembari mengelus jenggotnya. “Siap Teungku,” sahut Malem Muda. “Pasti ini tugas istimewa,” batinnya. Kemu...

Sejarah Kelam Pembantaian Sultan-Sultan Melayu di Tanah Sumatera

Tidak banyak generasi muda Indonesia yang tahu tentang sejarah kelam ini. Entah itu sengaja ditutupi atau memang dianggap tidak begitu penting. Namun kenyataannya ini merupakan salah satu kisah sejarah paling kelam yang pernah terjadi di Indonesia. Nyawa orang-orang tidak bersalah dianggap tidak berharga atas nama revolusi. Peristiwa ini bermula pada tahun 1946 silam. Terjadi gerakan sosial yang dilakukan oleh rakyat terhadap penguasa Kerajaan-Kerajaan Melayu di wilayah timur Sumatera.  Gerakan ini dikenal dengan Revolusi Sosial Sumatera Timur. Pemicu revolusi ini adalah gerakan kaum komunis dan nasionalis yang hendak menghapuskan sistem kerajaan yang dianggap antifeodalisme. Revolusi ini melibatkan mobilitas rakyat yang berujung pada pembunuhan anggota Keluarga Kesultanan-Kesultanan Melayu yang dianggap pro Belanda. Aksi kejam ini berawal di Kesultanan Kualuh. Sultan Al Hadji Moehammad Sjah, Sultan dari Kerajaan Melayu yang berada di Tanjung Pasir, Kabupaten Labuhanbatu ...